Perancangan Sistem Informasi Penerimaan Karyawan dan Absensi pada Bagian Personalia PT XYZ

Bab Pendahuluan Tugas Akhir Teknik Informatika dengan Judul : Perancangan Sistem Informasi Penerimaan Karyawan dan Absensi pada Bagian Personalia PT XYZ

Pada era globalisasi seperti sekarang ini telah banyak dilakukan penerapan teknologi informasi di berbagai bidang. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja sistem sebelumnya. Semua itu sangat diperlukan dalam mempersiapkan diri menuju perdagangan bebas yang telah dimulai sejak tahun 2003. Dukungan dan peran teknologi informasi sangat diperlukan dalam menghadapi perubahan situasi yang mengarah pada semakin ketatnya persaingan dan peluang bisnis yang ada. Sekarang ini dengan semakin canggihnya teknologi perangkat keras (hardware) seperti memori yang semakin besar, processor yang semakin cepat, dan kapasitas hard disk yang semakin besar serta diikuti dengan perkembangan teknologi perangkat lunak (software) yang semakin beranekaragam seperti aplikasi multimedia dan lain-lain menjadikan informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat terpenuhi.

Namun selain kedua faktor tersebut ada beberapa komponen penting yang harus diperhatikan yaitu perangkat manusia (brainware) dan basis data (database). Penggunaan basis data dimaksudkan sebagai sarana tempat penyimpanan data atau informasi yang terkomputerisasi. Hal ini dapat mengurangi kesalahan-kesalahan operasi yang selama ini masih dilakukan secara manual. Selain itu dengan basis data dapat menampilkan data secara cepat dan akurat.

Oleh karenanya untuk mendukung sistem informasi kepegawaian yang efektif perlu dirancang suatu sistem basis data kepegawaian yang  lebih komprehensif sehingga akan memudahkan dalam mengolah data – data yang dibutuhkan.

Implementasi Algoritma Enkripsi Rijndael

Bab Pendahuluan Tugas Akhir Teknik Informatika dengan Judul : Implementasi Algoritma Enkripsi Rijndael

Era informasi ditandai dengan semakin mudahnya seorang subjek mengakses informasi dan berkomunikasi untuk mendapatkan informasi. Perkembangan ini didukung oleh pesatnya teknologi digital yang menjadi dasar bagi perkembangan infrastruktur informasi dan telekomunikasi. Dalam era informasi ini, Internet menjadi sebuah sistem informasi yang sangat luas, diakses oleh banyak orang diseluruh dunia. Perkembangan Pendahuluan Internet tersebut dapat dipantau dari statistik perkembangan host Internet dari tahun ke tahun yang didata oleh Internet Software Consortium.

Dengan melihat pesatnya perkembangan Internet Host, maka dapat diproyeksikan bahwa kegiatan komersial dan ekonomi semakin bergeser ke dalam infrastruktur Internet. Pergeseran ini dapat diamati dari naiknya sumber pendapatan Internet Service Provider (ISP) dari tahun 1996 hingga 1998 secara sangat signifikan. Penggunaan Internet dan Web secara komersial terus tumbuh secara
signifikan dan keamanan transaksi Web menjadi suatu kebutuhan yang kritis bagi dunia bisnis, organisasi, dan individu. Dengan semakin tingginya nilai perdagangan dan informasi di era ini, tingkat insiden dan kejahatan dalam dunia baru ini meningkat secara signifikan. Insiden-insiden yang terjadi meningkat dalam hal kualitas dan kuantitas. Seranganserangan yang dilakukan semakin beragam, mulai dari pesan e-mail yang tidak jelas pengirimnya hingga pencurian database server komersial. Keamanan menjadi faktor penentu dalam dunia komersial ini.

Salah satu objek dalam cakupan keamanan adalah keamanan protokol yang dipergunakan dalam komunikasi dan transaksi. Protokol, dalam konteks ini, merupakan suatu set aturan yang dipergunakan oleh komputer-komputer (yang terhubung dalam suatu jaringan) untuk saling berkomunikasi. Protokol yang paling banyak dipergunakan dalam Web merupakan set protokol TCP/IP. Sayangnya, protokol ini didesain tanpa memperhatikan faktor keamanan data. Oleh karena itu dibutuhkan suatu mekanisme tambahan untuk memperkokoh keamanan protokol ini tanpa harus menggantinya dengan yang lain. Dengan protokol (beserta mekanismenya) yang aman serta implementasi yang benar, tingkat keamanan komunikasi dan transaksi Web dapat ditingkatkan. Salah satu metode penerapan keamanan protokol ini adalah dengan menerapkan Secure Socket Layer (SSL).

Mekanisme SSL ini terdiri dari beberapa komponen. Salah satu dari komponen yang akan dijelaskan dalam tulisan ini adalah komponen kriptografi yang terdapat di dalamnya. Komponen ini berfungsi melakukan pengolahan khusus terhadap data yang akan dikomunikasikan agar data tersebut tidak dapat diganggu oleh pihak luar. Komponen kriptografi dalam SSL tersusun dari beberapa algoritma matematis. Tulisan ini akan membahas implementasi sebuah algoritma, Rijndael, kedalam SSL. Dengan suatu algoritma yang baik serta implementasi yang benar, diharapkan SSL dapat berfungsi sesuai spesifikasi yang diharapkan: cepat, efisien, dan aman. Ketiga faktor inilah yang akan sangat menentukan nilai keamanan dan keterandalan dalam penggunaan SSL sebagai mekanisme pengamanan di tingkat protokol.