Kebutuhan Informatika Teknologi

Saat ini banyak universitas yang membuka jurusan untuk Manajemen Informatika, Teknik Informatika, atau Teknik Komputer di dalam negeri. Dan kemasan dari jurusan ini pun menjadi lebih menarik, ada yang menawarkan cara belajardengan konsep yang sangat computerize dengan teknologi IT yang terbilang art of state (teknologi canggih terkini). Dan ada pula yang mengemas jurusan ini dengan cara janji yang berlimpah-limpah dengan lapangan kerja IT yang menjanjikan dan juga sangat mudah untuk diraih yang didasari dengan kebutuhan Informatika Teknologi saat ini. Ada juga yang menawarkan untuk studi lanjutan ke luar negeri dengan ijazah luar negeri yang dinilai lebih berkualifikasi.

Namun demikian, gelar dari sarjana Teknologi Informasi tidak bisa membuat semua lulusannya mudah bekerja dan bisa menikmati pekerjaannya, bahkan bisa memunculkan suatu problematika yang terselubung yang biasanya dialami oleh setiap individu. Keluhan yang biasanya muncul tenggelam berlalu begitu saja dan yang sangat disayangkan, para sarjana tenologi informasi ini malah mengambil ladang dari jurusan lain dengan mengambil alih pekerjaan administrasi misalnya sales administrasi, purchasing, marketing, dan banyak yang lainnya yang mungkin sama sekali juga tidak ada hubungannya dengan ilmu yang pernah dipelajari sebelumnya.

Setiap perusahaan tentunya menginginkan kebutuhan informatika teknologi dengan staf IT yang terampil dan bisa menangani serta bisa memahami berbagai dari pekerjaan divisi IT. IT mustahil tentunya, karena terlalu banyak tuntutan yang biasanya disertai dari ketidaktahuan di pihak perusahaan akan dari deskripsi pekerjaan IT-nya.

Sejalan dengan organisasi dan perkembangan perusahaan, kinerja maisng-masing dari Departemen IT. Jadi kebutuhan Informatika Teknologi pada peruasahaan akan skill dari IT saat ini mungkin akan berubah 2-3 tahun lagi, atau juga bisa berubaha dalam waktu yang lebih lama lagi. Setiap staf IT sudah seharunya di bekali dengan pola pikir yang baik, yang berupaya berpikir dengan kemampuan dari logika yang berkualitas dan memiliki daya analisa yang baik juga yang akan menjadikan salah satu modal utama yang memungkinkan mereka untuk bertahan dalam berkarir disuatu perusahaan.

Teknologi Informasi Perpustakaan

Perpustakaan sekolah mempunyai tanggung jawab besar terhadap peningkatan dan pengembangan minat dan kegemaran membaca, baik untuk peserta didik ataupun staf pengajar, dan karyawan yang mengingkan informasi dari perpustakaan. Hal ini dilatarbelakangi oleh peran dan fungsi perpustkaan sebagai pusat pengembangan minat baca. Perkembangan informasi global semakin tampak dirasakan masyarakat, baik dalam kebtuhan barang, layanan maupun jasa. Kebutuhanakan layanan yang prima tentunya membutuhkan suatu manajemen dan perangkat yang berkelas. Salah satu alternative yang saat ini lagi menjadi komoditas public adalah perkembangannya penggunaan teknologi inromasi perpustakaan yang bersinergi dengan opeprsional manajemen perpustakaan. Teknologi informasi mampu menyalurkan data dalam jumlah sangat besar dan waktu sangat cepat, berupa data berbentuk suara, gambar dan teks, atau data dalam multimedia. Erat kaitannya dengan hubungan kerja sama yang paling dapat memanfaatkan sumber daya tadi. Adanya pendapat pusat pengembangan dapat diartikan sebagai sekolah tidak harus mempunyain perpustakaan di tempat sekolah berada.

Zaman sekarang juga disebut dengan “The Age of Networked Intellegence” yang diback up oleh jaringan informasi modern, sehingga segala urusandapat dilakukan tanpa harus berada ditempat kekgiatan dilaksanakan. Selain menggagas tentang kemungkinan pengembangannya ke depan, maka untuk menghindarin keumgkinan terjadinya salah tafsir terhada kemungkinan-kemungkinan itu sejak sekarang telah diantisipasi beberapa alternative yang terkait dengan keberadaan perpustakaan.  Sudah selayaknya kalau ada pihak yang mendapat manfaat, pihak itu juga harus membantu kelangsungan keberadaanya. Se[erti unyuk melaksanakan fungsi pusat studi, perpustakaan tidak dapat bekerja sendiri atau mengandalkan kekuatan sendiri. Karena itu, jalinan kerja sama antara berbagai pihak secara sinergis merupakan keharusan dalam teknologi informasi perpustakaan, terlebih lagi dalam rangka berbagi pemanfaatan sumber daya. Karena itu, masyarakat ilmu pengetahuan dunia juga diharapkan akan memberikan bantuan terhadap keberadaannya. Dengan demikian, semua pihak perlu memberikan dukungan operasi seterusnya. Dengan demikian, perpustakaan dapat memenuhi syarat-syarat kepatuhan perpustakaan secara universal.

Perpustakaan digital pada teknologi informasi perpustakaan mengandung unsure mesin, manajer informasi, dan pemakai informasi. Semua ini untuk mendukung manajemen teknologi dengan program perpustakaan digital. Hal ini member kemudahan akses dokumentasi data ilmiah dan teknologi dalam bentuk digital secara terpadu dan lebih dinamis. Upaya ini dilaksanakan untuk mendokumentasikan berbagai produk intelektual seperti tesis, disertasi, laporan penelitiandan juga publikasi kebijakan. Kelompok sasaran program ini adalah unit doumentasi dan informasi skala kecil yang ada dikalangan institusi pemerintah. Juga difokuskan pada lembaga pemerintah dan swasta yang mempunyai informasi spesifik seperti kebun raya, kebun binatang, dan museum.

Sayangnya pertumbuhan perpustakaan digital masih dilakukan dengan trial and error, sehingga timbul kesan pemborosan dan kesia-siaan. Keadaan seperti ini sebenarnya bisa dikurangi sehinga menekan biaya dan waktu yang tidak perlu, antara lain dengan survei dan studi banding yang kuat. Kajian yang jeli pada ketersambungan dan aksesbilitas yang erat kaitannya dengan infrastruktur informasi akan menghindarkan kita dari kerugian karena investasi besar yang sia-sia.

Profesi Teknik Informatika

Profesi teknik informatika yang biasa eksis pada operasi keseharian. Profesi dan posisi tersebut adalah:

  1. Computer operator
  2. Disaster recovery Analyst
  3. Media Technician
  4. PC Specialist
  5. PC Technician
  6. System Analyst
  7. Technical Buyer

Pada perusahaan-perusahaan kecil, profesi teknik informasi ini biasanya di rangkap. Misalkan untuk technical buyer, ditangkap oleh personal yang menduduki jabatan di level management. System analyst dirangkap oleh programmer yang ada atau mungkin juga manager IT-nya. Beberapa posisi tidak mutlak diduduki oleh para lulusan perguruan tinggi dibidang teknik informatika atau computer. Dari beberapa iklan bahkan mengisyaratkan pelamar untuk profesi dan posisi Computer Operator, PC Specialist, dan PC Technician dapat ditempati oleh lulusan SMU atau STM yang mempunyai pengetahuan computer. Siapa saja dapat menempati posisi tersebut asalkan mengatahui dan berpengalaman dalam penanganan PC (dan juga networking).

Tugas pada profesi teknik informatika ini jarang diketahui oleh umum adalah technical buyer. Ini merupakan pekerjaan yang menantang bagi siapa saja yang sangat bersemangat dalam bernegosiasi dan menyukai pekerjaan negosiasi. Personel yang menduduki posisi ini wajib mempunyai kegigihan dalam bernegosiasi dan mengetahui hal-hal teknik berkaitan dengan kontrak.

Dibawah ini adalah job description dari Computer Operator adalah :

  1. Menginstal hardware
  2. Membangun server
  3. Menambah hardware
  4. Memindah atau mempensiunkan hardware
  5. Pengelolaan dan pemasangan kabel
  6. Membantu dengan trouble tickets melalui help-desk tracking system perusahaan
  7. Pacthing windows systems
  8. Berpatisipasi dalam tim dan proyek
  9. Bertanggung jawab untuk memonitor data center dan server
  10. Bertanggung jawab untuk memonitor lingkungan infrastruktur
  11. Bertanggung jawab memonitor job-job yang telah terjadal
  12. Menjamin system dan laporan-laporan tersedia ketika update telah dipublikasikan
  13. Membantu untuk fungsi-fungsi teknis yang berhubungan dengan PC
  14. Membantu manajemen dengan mengelola log secara akurat.
  15. Mendokumentasikan semua prosedur
  16. Mendokumentasikan permasalahan yang timbul dan solusinya.
  17. Memberikan laporan status harian
  18. Melatih dan membantu operator lain
  19. Bertanggung jawab meganalisa hardware, system dan aplikasi
  20. Memperbaiki bila terjadi kegagalan atauu kerusakan system
  21. Merekomendasikan solusi teknologi baru untuk meningkatkan kinerja system saat ini.

Sedangkan technical support berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang membantu agar proses-proses dalam perusahaan berjalan dengan lancar. Tugas dai technical support ini sangat kasuistik bergantung pada proses bisnus yang ada diperusahaan. Detail tugasnya bisa jadi berlainan antar perusahaan. Pada perusahaan kecil, tugas ini biasanya diranjap oleh staff teknis lain seperti developer, administrator, teknisi dan lain-lain bergantung pada spesifikasi fungus.Misalkan tentang program yang telah dibangun, technical support mungkin ditangani langsung oleh developer yang terlibat dalam pengembangan aplikasi tersebut.

Implementasi Algoritma Enkripsi Rijndael

Bab Pendahuluan Tugas Akhir Teknik Informatika dengan Judul : Implementasi Algoritma Enkripsi Rijndael

Era informasi ditandai dengan semakin mudahnya seorang subjek mengakses informasi dan berkomunikasi untuk mendapatkan informasi. Perkembangan ini didukung oleh pesatnya teknologi digital yang menjadi dasar bagi perkembangan infrastruktur informasi dan telekomunikasi. Dalam era informasi ini, Internet menjadi sebuah sistem informasi yang sangat luas, diakses oleh banyak orang diseluruh dunia. Perkembangan Pendahuluan Internet tersebut dapat dipantau dari statistik perkembangan host Internet dari tahun ke tahun yang didata oleh Internet Software Consortium.

Dengan melihat pesatnya perkembangan Internet Host, maka dapat diproyeksikan bahwa kegiatan komersial dan ekonomi semakin bergeser ke dalam infrastruktur Internet. Pergeseran ini dapat diamati dari naiknya sumber pendapatan Internet Service Provider (ISP) dari tahun 1996 hingga 1998 secara sangat signifikan. Penggunaan Internet dan Web secara komersial terus tumbuh secara
signifikan dan keamanan transaksi Web menjadi suatu kebutuhan yang kritis bagi dunia bisnis, organisasi, dan individu. Dengan semakin tingginya nilai perdagangan dan informasi di era ini, tingkat insiden dan kejahatan dalam dunia baru ini meningkat secara signifikan. Insiden-insiden yang terjadi meningkat dalam hal kualitas dan kuantitas. Seranganserangan yang dilakukan semakin beragam, mulai dari pesan e-mail yang tidak jelas pengirimnya hingga pencurian database server komersial. Keamanan menjadi faktor penentu dalam dunia komersial ini.

Salah satu objek dalam cakupan keamanan adalah keamanan protokol yang dipergunakan dalam komunikasi dan transaksi. Protokol, dalam konteks ini, merupakan suatu set aturan yang dipergunakan oleh komputer-komputer (yang terhubung dalam suatu jaringan) untuk saling berkomunikasi. Protokol yang paling banyak dipergunakan dalam Web merupakan set protokol TCP/IP. Sayangnya, protokol ini didesain tanpa memperhatikan faktor keamanan data. Oleh karena itu dibutuhkan suatu mekanisme tambahan untuk memperkokoh keamanan protokol ini tanpa harus menggantinya dengan yang lain. Dengan protokol (beserta mekanismenya) yang aman serta implementasi yang benar, tingkat keamanan komunikasi dan transaksi Web dapat ditingkatkan. Salah satu metode penerapan keamanan protokol ini adalah dengan menerapkan Secure Socket Layer (SSL).

Mekanisme SSL ini terdiri dari beberapa komponen. Salah satu dari komponen yang akan dijelaskan dalam tulisan ini adalah komponen kriptografi yang terdapat di dalamnya. Komponen ini berfungsi melakukan pengolahan khusus terhadap data yang akan dikomunikasikan agar data tersebut tidak dapat diganggu oleh pihak luar. Komponen kriptografi dalam SSL tersusun dari beberapa algoritma matematis. Tulisan ini akan membahas implementasi sebuah algoritma, Rijndael, kedalam SSL. Dengan suatu algoritma yang baik serta implementasi yang benar, diharapkan SSL dapat berfungsi sesuai spesifikasi yang diharapkan: cepat, efisien, dan aman. Ketiga faktor inilah yang akan sangat menentukan nilai keamanan dan keterandalan dalam penggunaan SSL sebagai mekanisme pengamanan di tingkat protokol.